<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
  <channel>
    <title>MnemoniC</title>
    <link>http://mnemonic.blogdrive.com/</link>
    <description>MnemoniC</description>
    <lastBuildDate>Fri, 17 Sep 2004 15:30:01 PDT</lastBuildDate>
    <generator>http://www.blogdrive.com</generator>
    <copyright>Copyright 2004.</copyright>
    <category>Arts</category>
    <category>Writing</category>
    <category>Poetry</category>
    <item>
      <title>Puisi Shadan</title>
      <link>http://mnemonic.blogdrive.com/archive/18.html</link>
      <pubDate>Fri, 17 Sep 2004 23:27:49 GMT</pubDate>
      <description>Tetapi darah bukanlah akhir dari sebah kisah manusia.
darah itu indah
karena darah, kita bisa hidup
karena darah, kita bisa berkelakar
karena darah, kita bisa merasakan hangatnya sebuah kemesraan dalam babak lakon adegan percintaan
 
Darah..darah..dan darah, berwarna merah bagi umat manusia, dan hijau bagi kaum serangga


JIka darah begitu indah, dan karenannya kita bisa hidup, mengapa harus dipalingkan dari wajah kita ?
 
Darah mengenalkan dan menunjukkan pada kita pada banyak hal
 
Tetapi anugrah terbesar dari darah, bahwa darah telah membimbing kita untuk tidak &quot;merusaknya&quot; dan... (more)</description>
      <comments>http://mnemonic.blogdrive.com/comments?id=18</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Puisi Sangdenai</title>
      <link>http://mnemonic.blogdrive.com/archive/17.html</link>
      <pubDate>Fri, 17 Sep 2004 23:21:35 GMT</pubDate>
      <description>Salju

Batang-batang itu adalah kenangan
yang semakin kurus
dan akhirnya hilang di balik salju
Cemara yang biasanya gaduh dalam canda
dengan angin tenggara
Kini bungkam dalam derita
menunduk berat ditindih salju
pucat dan semakin berat 
 
Dalam kenangan cinta. Suka dan duka
tiada hati untuk mengaduh
 
Pucat. Putih dan semakin putih
lenyap segala kenangan
lenyap duka dan sedih
 
Putih rinduku, putih cintaku
Adalah cinta dalam kenangan dan rindu
mengikat erat dalam sebuah persahabatan 

</description>
      <comments>http://mnemonic.blogdrive.com/comments?id=17</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Puisi Hani</title>
      <link>http://mnemonic.blogdrive.com/archive/16.html</link>
      <pubDate>Fri, 17 Sep 2004 23:15:39 GMT</pubDate>
      <description>**nay_10.04.20.04
**dgn setiap kesadaran yg kupercaya… 
Aku Hanya Matahari…
Untuk setiap asa dalam waktuku
Dengan segala suara hati yang jujur
Sikapku benar adanya…
Aku hanya mempunyai siang, dan terasa tak adil…bagiku!
Tetapi…bintang jatuh itu terlalu nyata untuk kupercaya
Kilaunya teramat menyentuh,
Ku tak mampu berpaling… tapi
Ku tak ingin terbawa jatuh
Kini harapku sia belaka …
Karena ku tak mungkin bersama malam.
Lihatlah bulan… ku bersungguh-sungguh;
Percayalah……
Akan kau arungi malam dengan terang
Hingga tiba waktuku bersama fajar,
jujurku berucap; &quot;menarilah dengan... (more)</description>
      <comments>http://mnemonic.blogdrive.com/comments?id=16</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Cerpen Ralian Bahar</title>
      <link>http://mnemonic.blogdrive.com/archive/15.html</link>
      <pubDate>Fri, 17 Sep 2004 23:10:56 GMT</pubDate>
      <description> INSOMNIA 
Di kamar ini cuma ada kecoa. Meja dan kursi-kursi. Tas dan buku-buku kuliah. Tempat tidur, kasur dan bantal. Selimut. Jins yang tergantung. Bunyi detak jarum jam dinding (biasanya tak terdengar). Auguzta menuliskan semua: “Kapan masalah berakhir? Kenapa susah sekali untuk tidur?”
Rasanya tidak adil jika ia sering berkeluh kesah, mengomel tentang masalah-masalah yang sedang dihadapinya kepada diri sendiri sementara orang lain dianggap tidak punya masalah sama sekali.
Susah tidur itu bukan melulu karena banyak masalah menyerbu. Hadapi sajalah dan besok aku konsultasi ke dokter.... (more)</description>
      <comments>http://mnemonic.blogdrive.com/comments?id=15</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Puisi Wiku</title>
      <link>http://mnemonic.blogdrive.com/archive/14.html</link>
      <pubDate>Fri, 17 Sep 2004 23:09:29 GMT</pubDate>
      <description>- ketika kau pergi -


seandainya aku cermin

maukah kau berdiri di depanku

dengan segala senyummu

memenuhi segala rindu


setiap kali bayangan itu datang

mengetuk lamat-lamat dan meraba

perlahan...perlahan sekali

tak kudapati pemenuh segala rasa


tak kukenali wajah sendiri

biarlah...biar menyatu

dan pergi segala sendu

walau hujan tetap menggema mengetuk diri


lihatlah, lihat

wajahmu di diriku

biar kita tetap percaya

ada sesuatu antara kita


wabule. 06072004, 11:35



</description>
      <comments>http://mnemonic.blogdrive.com/comments?id=14</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Nadirattar</title>
      <link>http://mnemonic.blogdrive.com/archive/13.html</link>
      <pubDate>Fri, 17 Sep 2004 23:08:41 GMT</pubDate>
      <description>
EUREKA GREECE!!!*
Eureuka!!! Eureuka!!! Entah berapa kali kata itu diucapkan oleh seorang ilmuwan matematika asal Yunani, Archimedes, ketika dia menemukan rumus baru (dari situ dia menemukan Prinsip Archimedes yang sangat terkenal) dari kepalanya. Orang itu langsung meloncat dari bak gentong, lupa kalau barusan dia sedang mandi. Berlarilah dia ke luar menuju jalan Syracuse meneriakkan &quot;Eureka&quot;, tanpa pedulikan lagi: tubuhnya lagi telanjang!!!
Tapi ‘Eureka’ dini hari ini berbeda sama sekali. Saya tak telanjang, juga tak lagi basah-basahan, cuma kebelet pipis saja setelah menyaksikan... (more)</description>
      <comments>http://mnemonic.blogdrive.com/comments?id=13</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Pengalaman Tita</title>
      <link>http://mnemonic.blogdrive.com/archive/12.html</link>
      <pubDate>Fri, 17 Sep 2004 23:03:55 GMT</pubDate>
      <description>SEBUAH PENGALAMAN






Akhirnya...menyerah aku di atas kursi hukuman

Pasrah...

Kemudian dia datang menghapiri, lengkap dengan peralatannya

dan aku semakin pasrah... malah bergetar.

&quot;Buka!&quot; katanya.

Aku menatap ia, kemudian aku menunduk.

Aku menatap lagi, tepat di matanya. Sekedar berusaha membaca pikirannya.

sia-sia...

Lalu aku membukanya, aku pejamkan mata, berharap kegelapan melupakan semua.

Dia mulai beraksi. Aku biarkan saja.

&quot;tahan, ya.&quot; katanya.

dan, &quot;AWW...&quot; jeritku. Sakit sekali! seperti disengat binatang jahat yang

belum memliki nama.

Aku mengintip di... (more)</description>
      <comments>http://mnemonic.blogdrive.com/comments?id=12</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Cerpen Nadirattar</title>
      <link>http://mnemonic.blogdrive.com/archive/11.html</link>
      <pubDate>Fri, 17 Sep 2004 23:00:19 GMT</pubDate>
      <description>
SUNGAI CIROMED

Cerita ini berawal dari kunjungan pura-pura, yang mengaku dirinya LSM lingkungan hidup sekitar awal tahun dua ribu, menyimak ceritanya berarti menyimak perjalanannya:
            Lalu sungai yang kami pilih adalah sungai Ciromed. Sungai itu terletak di bawah telapak kaki Gunung Magenit yang tingginya tiga ribu kali tinggi tubuh kamu. Sungai itu selalu mengalir sepanjang hari: malam, pagi, siang dan petang, menghidupi selama ribuan tahun manusia-manusia di sekitarnya. 
Di situ, di sungai yang membelah dua kampung, berhasil dibuat peraturan secara turun temurun: mengambil... (more)</description>
      <comments>http://mnemonic.blogdrive.com/comments?id=11</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Puisi DM</title>
      <link>http://mnemonic.blogdrive.com/archive/10.html</link>
      <pubDate>Fri, 17 Sep 2004 22:57:29 GMT</pubDate>
      <description>Sajak Untuk R.n
 
dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya,
diturunkanlah R.n ke bumi gersang ini demi kesejukan 
dan guna memenuhi segala kelingkupannya, 
dirahmati paspor serta visa tuk tinggal sebagai warga negara bumi 
imigran sejak surga itu
 
maka bersimpuhlah kalian, wahai para lelaki penguasa jagat bumi: 
bertunduk malu pada secercah kecahayaan yang berpendar-pendar dari 
kecantikan wajahnya
seribu juta lenguh air sungai kan mengalir pula ke sebentang samudra
begitupun sinar matari yang menggelumbang menguliti setiap peradaban 
di bumi manusia manapun
: begitulah... (more)</description>
      <comments>http://mnemonic.blogdrive.com/comments?id=10</comments>
    </item>
    <item>
      <title>Tita</title>
      <link>http://mnemonic.blogdrive.com/archive/9.html</link>
      <pubDate>Fri, 17 Sep 2004 22:52:11 GMT</pubDate>
      <description>jika kau mencium wangi bunga kesturi

maka, carilah dan temukan!!!

jika kau tak mendapatkannya

maka, jadilah sekuntum kesturi....


-potie-
</description>
      <comments>http://mnemonic.blogdrive.com/comments?id=9</comments>
    </item>
  </channel>
</rss>
