Entry: Puisi Sangdenai Saturday, September 18, 2004



Batang-batang itu adalah kenangan

yang semakin kurus

dan akhirnya hilang di balik salju

Cemara yang biasanya gaduh dalam canda

dengan angin tenggara

Kini bungkam dalam derita

menunduk berat ditindih salju

pucat dan semakin berat

 

Dalam kenangan cinta. Suka dan duka

tiada hati untuk mengaduh

 

Pucat. Putih dan semakin putih

lenyap segala kenangan

lenyap duka dan sedih

 

Putih rinduku, putih cintaku

Adalah cinta dalam kenangan dan rindu

mengikat erat dalam sebuah persahabatan

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments