Entry: Pengalaman Tita Saturday, September 18, 2004



SEBUAH PENGALAMAN



Akhirnya...menyerah aku di atas kursi hukuman
Pasrah...
Kemudian dia datang menghapiri, lengkap dengan peralatannya
dan aku semakin pasrah... malah bergetar.
"Buka!" katanya.
Aku menatap ia, kemudian aku menunduk.
Aku menatap lagi, tepat di matanya. Sekedar berusaha membaca pikirannya.
sia-sia...
Lalu aku membukanya, aku pejamkan mata, berharap kegelapan melupakan semua.
Dia mulai beraksi. Aku biarkan saja.
"tahan, ya." katanya.
dan, "AWW..." jeritku. Sakit sekali! seperti disengat binatang jahat yang
belum memliki nama.
Aku mengintip di ujung mata. Dia hanya tersenyum. Sialan...!
Beberapa menit kemudian...
"Selesai." katanya acuh.
Aku segera bangkit. Rasa nyeri itu masih ada, sedikit memang.
Sebelum pulang, aku menghampiri meja kasir. Menyerahkan sejumlah uang dan
menerima selembar resep.
Kemudian, bergegas pulang, tanpa menoleh.
Sebait kalimat kulantunkan dalam hati: "Aku harus lebih rajin periksa gigi,
agar sakit ini tak lagi menyerangku."

selesai

Peringatan: Jagalah gigi dengan sebaik-baiknya. Sakit gigi lebih menyeramkan
daripada sakit hati!!

-potie-

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments