Entry: Puisi DM Saturday, September 18, 2004



Sajak Untuk R.n

 

dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya,

diturunkanlah R.n ke bumi gersang ini demi kesejukan

dan guna memenuhi segala kelingkupannya,

dirahmati paspor serta visa tuk tinggal sebagai warga negara bumi

imigran sejak surga itu

 

maka bersimpuhlah kalian, wahai para lelaki penguasa jagat bumi:

bertunduk malu pada secercah kecahayaan yang berpendar-pendar dari

kecantikan wajahnya

seribu juta lenguh air sungai kan mengalir pula ke sebentang samudra

begitupun sinar matari yang menggelumbang menguliti setiap peradaban

di bumi manusia manapun

: begitulah keharumanmu terkirim harmoni keseharian

 

berdesau angin mengirimkan sekabar pertanyaan

sewujud kebahagiaan justru terbit pada senyum mahalmu

yang menyilaukan

yang tak pernah kau umbar atas segala perhelatan

maka: kaukah penawar segala duri nyeri pemaknaan hidup?

yang tak pernah habis dimakan ribuan adab segala jaman

jangan pula mengimpikan bumi yang penuh materialistis ini

karena tiada sekali dua kau dihadirkan di surga tingkat teratas

surga tingkat teratas! Ah!

 

termangu aku di pojokkan Dago Utara

mambayangkan sinyo dan noni Belanda yang pernah begitu borjuis

yang tiada sebanding bahkan dengan bayangan anggunmu sekalipun

 

maka, siapakah kamu, wahai perempuanku?

tak kutemui jejakmu di setiap lalu lintas bawah sadarku

 

diandai sastrawan atau penyair bahkan pelukis,

: kau adalah masterpiece yang pernah Tuhan ciptakan!

 

apa kosakata yang teramat pantas bagi cantiknya cantik?

tiada seorang manusia sekalipun di bumi ini kan dapat menggambarkannya

cantiknya cantik, ah: kaulah itu!

 

begitulah, R.n!

 

(R.n: warga negara surga yang berimigrasi ke bumi)


   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments