Tetapi darah bukanlah akhir dari sebah kisah manusia.
darah itu indah
karena darah, kita bisa hidup
karena darah, kita bisa berkelakar
karena darah, kita bisa merasakan hangatnya sebuah kemesraan dalam babak lakon adegan percintaan
Darah..darah..dan darah, berwarna merah bagi umat manusia, dan hijau bagi kaum serangga
JIka darah begitu indah, dan karenannya kita bisa hidup, mengapa harus dipalingkan dari wajah kita ?
Darah mengenalkan dan menunjukkan pada kita pada banyak hal
Tetapi anugrah terbesar dari darah, bahwa darah telah membimbing kita untuk tidak "merusaknya" dan membimbing kita untuk lebih mengenal sebuah arti dari nilai kemanusiaan
Bandung, 17 Juni 2004
Beberapa hari menjelang tutup usia remaja
Posted at 06:27 am by sangdenai